Untitled

  1. Pantun Cinta Neekkk …..

    uah berangan masaknya merah,
    Kelekati dalam perahu;
    Luka di tangan nampak berdarah,
    Luka di hati siapa yang tahu.

    burung kakatua
    hinggap dijendela
    siapa yang jatuh cinta
    pasti cemburu buta

    dari jauh pohon randu
    dari dekat pohon jambu
    dari jauh aku rindu
    dari dekat aku malu

    disana gunung disini gunung
    ditengah tengah gunung berapi
    kesana bingung kesini bingung
    itulah namanya jatuh hati

    anak unta siapa yg punya
    menangis iba kehilangan ibu
    bila cinta sudah menyapa
    rindu mulai membara dikalbu

    mulanya duka kini menjadi lara
    teman tiada hanyalah sendu
    bila rindu mulai membara
    itulah tanda cinta berpadu

    hati berdetik dalam cahaya,
    seperti belati menikam dada
    Cinta abadi kekal selamanya
    Musim berganti tapi wajah takkan lupa

    cinta datang tak berwaktu
    perasaan senang,sedih dan pilu tak menentu
    semua hadir tanpa permisi
    untuk mencoba mengisi hati

    hati-hati minum digelas
    kalau terlepas pecahlah nanti
    cinta hati selalunya ikhlas
    cinta buta yang makan hati

    cinta tak memandang bulu
    cinta juga tak mengenal waktu
    rasakan cinta dihatimu
    betapa indah mengikis kalbu

    ke cimanggis membeli kopiah
    kopiah indah kan kau dapati
    begitu banyak gadis yang singgah
    hanya dinda yang memikat hati

    jika aku seorang pemburu
    anak rusa kan kudapati
    jika dinda merasa cemburu
    tanda cinta masih sejati

    jalan-jalan ke kota paris
    banyak rumah berbaris-baris
    biar mati diujung keris
    asal dapat dinda yang manis…

    Dari mana punai melayang,
    Dari paya turun ke padi;
    Dari mana datangnya sayang,
    Dari mata turun ke hati.

    Pucuk pauh delima batu,
    Anak sembilang di tapak tangan;
    Tuan jauh di negeri satu,
    Hilang di mata di hati jangan.